KPUD Asahan Terima 16 Pengaduan Tentang Caleg

Minggu, 12 Oktober 2008 | 17:05:03 | 17 klick!

Kisaran, Sebanyak 16 pengaduan diterima KPUD Asahan dari nasabah asuransi, LSM, kelompok perwiritan dan para karyawan perusahaan perkebunan karena merasa 8 caleg dari beberapa partai tidak layak dicalonkan.

Anggota KPUD Asahan Drs Edi Prayetno kepada SIB, Jumat (10/10) menyebutkan, ke-16 pengaduan tersebut di antaranya dilayangkan LS-ADI yang ditandatangani sekretarisnya Aditya Pramana. Dalam pengaduannya LS-ADI meminta agar KPUD Asahan membatalkan pencalegan Drs Bindu Silaban dari Partai Gerindra, Drs Husni dan Drs Rukiah Sinambela dari Partai Hanura karena diduga masih aktif sebagai PNS. Selain itu LS-ADI juga meminta agar pencalegan Drs Saiful Hamri dari PDI-Perjuangan dibatalkan karena statusnya masih sebagai tersangka kasus pemalsuan surat.

Sementara itu, KPUD Asahan juga menerima pengaduan 5 nasabah Asuransi Jiwa Nusa Life Financial yang merasa dirugikan oleh branch manager perusahaan tersebut yakni, Toga Lumbangaol (44) penduduk Kisaran Timur yang dicalonkan oleh salah satu parpol. Ke-6 orang pengadu meminta agar KPUD Asahan mencoret nama Toga Lumbangaol sebagai caleg karena telah merugikan para nasabah. ”Gimana mau menjadi Bapak Dewan kalau belum jadi saja sudah makan uang rakyat,” ujar salah seorang warga dalam pengaduannya.

Sedangkan Caleg nomor 1 dari Partai Hanura di Dapem II Nurasli Pujiono SE diadukan ke KPUD Asahan, karena statusnya masih karyawan PTPN III Huta Padang. “Sebanyak 7 pengaduan perihal status Nurasli Pujiono SE,” tegas Edi Prayetno sembari menambahkan Caleg nomor 1 dari Partai Gerindra di Dapem IV bernama Iqbal diadukan 3 kelompok perwiritan dengan alasan tidak pernah dikenal dan tak pernah dikunjungi oleh sang caleg. “Ini kan lucu,” ujar Edi sembari menunjukkan surat aduan ketiga kelompok perwiritan tersebut kepada SIB.

Menanggapi pengaduan tersebut, lanjut Edi Prayetno, pihaknya telah memanggil para caleg untuk dimintai keterangan. Bila pengaduan tersebut dapat menggugurkan maka diminta pertanggungjawabannya. ”Ketiga caleg yang diadukan LS-ADI telah mampu menunjukkan surat pensiunnya,” tegas Edi Prayetno sembari menyebutkan bila pengaduan tersebut tidak dapat menggugurkan maka pihaknya hanya memberitahu kepada caleg yang bersangkutan bahwa ada pengaduan namun tidak menggugurkan. “Toga Lumbangaol sudah kita panggil perihal pengaduan para nasabahnya,” ujar Edi Prayetno. (S23/d)

Sumber: SIB
http://www.kpusumut.org/index.php?open=view&newsid=1654

1 comment so far

  1. XIX on

    assalamu’alaikum
    pak presien yang saya hormati…
    untuk regionalisasi IPDN ke manado harap di prtimbangkan kembali,,,,saya percaya bahwa bapak adalah seorang muslim yang baik, kendala kami,untuk yang muslim, mau makan apa pak,,?? makan dengan daging yang tidak halal,,,,??? tolong kaji kembali regional ke manado ini….

    terimakasih ,,, syukran katsira


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: